Beranda Daerah Mengungkap Sejarah Candi Jiwa, Warisan Tarumanegara di Tanah Karawang‎

Mengungkap Sejarah Candi Jiwa, Warisan Tarumanegara di Tanah Karawang‎

83
0
Situs Candi Jiwa. (BULMER)
Situs Candi Jiwa. (BULMER)

BULMER – Situs Candi Jiwa merupakan salah satu peninggalan sejarah terpenting di Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Terletak di kawasan Kompleks Percandian Batujaya, tepatnya di Desa Segaran, Kecamatan Batujaya, situs ini menjadi bukti kuat adanya peradaban kuno yang telah berkembang di wilayah pesisir utara Jawa sejak berabad-abad lalu.

‎Awal Penemuan

‎Candi Jiwa pertama kali ditemukan pada tahun 1984 oleh para peneliti dari Universitas Indonesia yang melakukan survei arkeologi di kawasan Batujaya. Penemuan ini bermula dari laporan masyarakat setempat yang sering menemukan fragmen bata kuno dan benda-benda bersejarah saat mengolah lahan persawahan.

‎Setelah dilakukan penelitian lebih lanjut, kawasan tersebut diketahui menyimpan puluhan struktur candi kuno yang berasal dari masa Kerajaan Tarumanegara, salah satu kerajaan Hindu-Buddha tertua di Nusantara yang diperkirakan berdiri pada abad ke-4 hingga ke-7 Masehi.

‎Asal Usul Nama Candi Jiwa

‎Nama Candi Jiwa berasal dari kata “jiwa” yang oleh masyarakat setempat dimaknai sebagai “ruh” atau “kehidupan”. Konon, kawasan ini dipercaya memiliki nilai spiritual yang tinggi dan menjadi pusat kegiatan keagamaan pada masa lampau. Hingga kini, nama tersebut tetap digunakan dan melekat sebagai identitas situs.

‎Ciri Arsitektur dan Keunikan

‎Berbeda dengan candi-candi di Jawa Tengah atau Jawa Timur yang umumnya terbuat dari batu andesit, Candi Jiwa dibangun menggunakan bata merah. Struktur candi berbentuk stupa, yang mengindikasikan kuatnya pengaruh Buddha dalam pembangunannya.

‎Para arkeolog memperkirakan Candi Jiwa berfungsi sebagai tempat ibadah atau ritual keagamaan. Hal ini diperkuat dengan ditemukannya fragmen keramik, manik-manik, serta artefak yang berkaitan dengan aktivitas keagamaan dan perdagangan.

‎Nilai Sejarah dan Budaya

‎Keberadaan Situs Candi Jiwa membantah anggapan bahwa peradaban kuno di Jawa hanya berkembang di wilayah pedalaman. Situs ini menunjukkan bahwa pesisir utara Jawa Barat juga menjadi pusat peradaban, perdagangan, dan penyebaran agama pada masa lampau.

‎Selain itu, Situs Batujaya, termasuk Candi Jiwa, menjadi bukti penting kesinambungan sejarah antara Kerajaan Tarumanegara dan perkembangan awal agama Buddha di Nusantara.

‎Pelestarian dan Edukasi

‎Saat ini, Situs Candi Jiwa telah ditetapkan sebagai cagar budaya nasional dan dikelola sebagai kawasan wisata sejarah dan edukasi. Pemerintah daerah bersama Balai Pelestarian Kebudayaan terus melakukan upaya konservasi, penelitian, serta pengembangan kawasan agar tetap terjaga dan dapat dinikmati oleh generasi mendatang.

‎Situs ini tidak hanya menjadi kebanggaan masyarakat Karawang, tetapi juga menjadi warisan sejarah bangsa yang memiliki nilai penting dalam memahami perjalanan peradaban Indonesia.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini